Minggu, 02 Desember 2012

Bab 3 Metodologi Penelitian (Tugas Metode Riset "Proposal")


Nama : William Andreas
NPM : 18210516
Kelas : 3EA17

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Jenis, Lokasi dan Waktu Penelitian
3.1.1 jenis penelitian
            Untuk menguji indikasi praktik manajemen laba pada hipotesis 1 (H1) di atas digunakan uji beda, yaitu apakah rata-rata nilai AD pada bank syariah ≠ 0.
            Hipotesi 2 diuji dengan menggunakan regresi berganda dengan model sebagai berikut:
ADit = α + βɪCARit + β2 RORAit + β3 NPMit + β4 ROAit + β5 LDRit + β6 BUSit + ε
Dengan ekspektasi : β1 ˂ 0, β2 ˂ 0, βɜ ˂ 0, β4 ˂ 0 dan β5 ˂ 0
Dimana :
ADit                = Akrual Diskresioner (akrual abnormal) bank syariah I pada tahun t
CARit             = nilai rasio CAR (Capital Adequqcy Ratio) bank syariah I pada tahun t
RORAit          = nilai rasio RORA (return on Risked Assets) bank syariah I pada tahun t
NPMit             = nilai rasio NPM (Net Profit Margin) bank syariah I pada tahun t
ROAit             = nilai ROA (Return On Assets) bank syariah I pada tahun t
LDRit              = nilai rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) bank syariah I pada tahun t
BUSit              = nilai Dummy bank syariah i pada tahun t, dimana 1 = BUS dan 0 =UUS
           
            Pada model regresi di atas juga dimasukan variabel kontrol BUS yang maksudkan untuk mengontrol kemungkinan adanya perbedaan akrual diskresioner antara bank syariah yang berbentuk BUS dengan ekspktasi β6 ≠ 0.
3.1.2  Lokasi Penelitian
            Penelitian dilakukan pada perbankan syariah di Indonesia dengan pengambilan data pada laporan keuangan publikasi tahunan bank syariah yang dapat diperoleh dari media massa yang memuat publikasi tersebut ataupun dari Direktori Perbankan Indonesia yang diterbitkan oleh BI serta dari website BI : www.bi.go.id.
3.1.3 Waktu Penelitian
Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Mei tahun 2007 hingga selesai.
3.2 populasi dan Sampel
3.2.1 Populasi
     Menurut Indriantoro dan Supomo (1999:115) “Populasi adalah sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu”. Anggota dari populasi tersebut sebagai elemen populasi (population element).
Dalam penelitian ini populasi yang diteliti adalah semua perbankan syariah di Indonesia, yang berdasarkan data BI bulan Mei tahun 2007.
3.2.2 Sampel
            Sampel kami terdiri dari 21 bank syariah, terdiri dari bank syariah (Bank Umum Syariah / BUS) dan 18 unit syariah busines (unit Usaha Syariah / UUS) pada tahun 2004-2006.
3.3 Definisi Operasional Variabel
            Definisi operasional adalah “penentu constuct sehingga menjadi variabel yang dapat diukur, definisi operasional menjelaskan cara tertentu yang digunakan oleh peneliti dalam mengoperasikan construct, sehingga memungkinkan bagi peneliti yang lain untuk melakukan replikasi pengukuran dengan cara yang sama atau mengembangkan cara pengukuran construct yang lebih baik” (Indriantoro dan Supomo, 2002:69).
           
            Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.                  Bank Syariah
            Bank syariah adalah bank yang dalam aktivitasnya, baik penghimpunan dana dan maupun dalam rangka penyaluran dananya memberikan dan mengenakan imbalan atas dasar prinsip syariah yaitu jual beli dan bagi hasil.
2.                  Akrual Diskresioner
            Penghitungan total akrual sama dengan yang dilakukan Healy (1985) dan Jones (1991) yang telah disesuaikan dengan karateristik perbankan, dengan rumus:
TAit = (∆PMADit + ∆BDDit + ∆UMPit - ∆BYDit - ∆UPit  - PBAit – Depit)/(Ait- 1)
Dimana: TAit = total akrual bank syariah i pada tahun t, ∆PMADit = selisih pendapatan masih akan diterima bank syariah I pada tahun t dengan t-1, ∆BDDit = selisih beban dibayar dimuka bank syariah I pada tahun t dengan t-1, ∆UMPit = selisih uang pajak bank syariah I pada tahun t dengan t-1, ∆BYDit selisih beban yang harus dibayar bank syariah I pada tahun t dengan t-1, ∆UPit = selisih utang pajak bank syariah I pada tahun t dengan t-1, PBAit = beban penyisihan aktiva produktif bank syariah I pada tahun t, Debit = beban depresiasi bank syariah I pada tahun t, Ait- 1 = total aktiva bank syariah I pada tahun t-1.
            Kemudian, dilakukan estimasi dengan menggunakan model :
TAit/ Ait-1 = aɪ (1/ Ait-1) + bɪ (∆POit/ Ait-1) + b2(PPEit/ Ait-1) + ɛt
Dimana: TAit = total akrual bank syariah i pada tahun t, Ait-1 = total aktiva bank syariah i pada tahun t, ∆POit = selisih pendapatan operasional syariah i pada tahun t dengan t-1, PPEit = property, plant, and equipment (aktiva tetap) bank syariah i pada tahun t, perkiraan error (ɛt) dalam persamaan di atas menunjukkan akrual diskresioner (discretionary).
3.                  Rasio CAMEL
            Capital diukur dengan CAR = ekuitas/total aktiva; Asset Quality diukur dengan RORA = laba sebelum pajak/aktiva produktif, dimana aktiva produktif adalah semua aktiva baik dalam rupiah maupun valuta asing yang dimiliki bank syariah dengan maksud untuk memperoleh penghasilan sesuai dengan fungsinya; management diukur dengan RORA = laba bersih/total aktiva; Earnings diukur dengan NPM = laba operasi/pendapatan; dan Liquidity diukur dengan LDR = jumlah kredit yang diberikan/jumlah dana pihak ketiga.
3.4 Sumber dan Metode Pengumpulan Data
3.4.1 Sumber Data
            Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dengan Model regresi yang menggunakan metode estimasi Ordinary Least Squares (OLS) akan memberikan hasil yang Best, Linear, Unbiased dan Estimator (BLUE) jika memenuhi semua asumsi klasik. Pengujian hipotesis 1 (H1) dilakukan dengan uji beda.
3.4.2 Metode Pengumpulan Data
            Data yang akan diolah dalam penelitian ini diambil dari laporan keuangan publikasi tahunan bank syariah.
3.5  Metode Analisis Data
            Tenik dalam penelitian ini adalah analisis diskriminan. Dalam hal ini untuk menginvestigasi praktik manajemen laba di bank syariah.
DAFTAR PUSTAKA
Arnawa, I Gede (2006). “ Analisa Indikasi Manajemen Laba melelui Discretionary            Allowance for Loan Loses pada Perbankan Pasca Rekapitalisasi”. Karya Akhir Program Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Bertrand, Rima, Swiss National Bank (2000). “ Capital Requirement and Bank Behaviour :           Emperical Evidence for Switzerland”. Working Paper.
Betty, Anne. L and Petroni, Kathy. R (2002). “ Earnings Management to Avoid Earnings             Declines Across Publicy and Private held Bank”, The Accounting Review, Vol 77.
Endriani, D (2004). “ Indikasi Praktek Earnings Management oleh Bank-Bank di Indonesia          Dalam Memenuhi Ketentuan Rasio Kecukupan Modal”. Karya Akhir Program            Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Healy, P.M. (1985). “ The Effect of Bonus Schemes on Accounting Decision”. Journal of             Accounting and Economic 7: 85-107.
Jones, J.J. (1991). “ Earnings Management During Import relief investigation”. Journal of Accounting Research ( Autumn) : 193-228.
McNicholas, M. and M.D. Neimark (1988). “ Evidence of Earnings Management from the            Provision for Bad Debts” , Journals of Accounting Research ( Supplement 1988),        pp        33-57.
Naciri, Ahmed (2002). “ Earnings Management from Bank Provisions for Loans losses”.   Working Paper, January.
Nasser, Etty M. (2003). “ Perbandingan Kinerja Bank Pemerintah dan Bank Swasta dengan          rasio CAMEL serta Pengaruhnya terhadap harga Saham”, Media Riset Akuntansi,             Auditing dan Informasi, Vol 3 No 3 Desember 2003 : 217 – 136.
Robb, Sean, W.G. (1998). “ The Effects of Analysts’ Forecase on Earnings Management in          Financial Institutions”. Journal of Financial Research (Fall).
Setiawati, Lilis dan Naim Ainun (2001). “ Bank Health Evaluation By Bank Indonesia and           Earnings Management in Banking Industry”. Gadjah Mada International Journal of Bussiness, May 2001, Vol 3 no 2 : 159-176.
Sofie (2005). “ Merumuskan Tujuan Laporan Keuangan Bank Syariah : Sebuah Studi        Eksplorasi”. Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi, Vol 5 No 1 April          2005 :  25-39.
Susanto, Agus (2003). “ Indikasi Praktek Pengelolaan Laba dan Faktor-Faktor yang          Mempengaruhinya ( studi Empiris pada Sektor Perbankan Sebelum Krisis         Perbankan       Nasional )”, Karya Akhi Program Magister Akuntansi Fakultas     Ekonomi          Universitas Indonesia, Jakarta.                
 
Sumber : http://erick-kesepian.blogspot.com

0 komentar:

Poskan Komentar