Kamis, 01 November 2012

Presiden: peluang usaha 2030 diprediksi 1,8 triliun dolar AS

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, berdasarkan survei bahwa peluang bisnis untuk empat sektor ekonomi di Indonesia sebelum 2030 diprediksi akan mencapai 1,8 triliun dolar AS.

"Dalam survei sekarang ada 0,5 triliun dolar AS untuk empat sektor konsumsi, pertanian, perikanan pendidikan dan pembangunan di daerah. Nanti pada saat sebelum tahun 2030 peluang berbisnis bidang itu akan mencapai 1,8 triliun dolar AS," kata Presiden saat memberikan sambutan dalam Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2012 di Jakarta, Selasa.

Selain itu, survei juga menunjukkan, jumlah consuming class (masyarakat yang mengkonsumsi lebih) diprediksi akan meningkat, dari 45 juta jiwa saat ini menjadi 135 juta sebelum 2030,

Menurut Presiden, kondisi tersebut menunjukkan potensi dan peluang ekonomi Indonesia yang masih cerah di masa-masa mendatang.

Untuk itu, ia mengharapkan agar Kadin bersama para pengusaha bersama pemerintah pusat dan daerah secara aktif menciptakan peluang-peluang dan menggarap potensi-potensi usaha yang ada.

Presiden mengungkapkan, Indonesia saat ini telah mendapatkan perhatian dunia, karena mamapu menjaga pertumbuhan ekonomi yang tetap baik, meski terjadi krisis ekonomi di negara-negara maju.

Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kawasan ASEAN, dan diperkirakan akan menjadi nomor dua setelah China di Asia.

Presiden mengaku kini banyak negara yang berkeinginan untuk membicarakan kerja sama bilateral. Begitu pula dengan antusiasme para investor asing untuk melihat dan menjajaki Indonesia.

Sementara itu, Presiden dalam kesempatan tersebut juga berpesan untuk mendorong usaha kecil dan menengah dapat berkembang lebih pesat guna menciptakan perekonomian yang lebih adil dan sejahtera.

Presiden menilai, keadilan dan pelestarian lingkungan dalam perekonomian dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan dalam pertumbuhan ekonomi.


Editor: Ruslan Burhani
Sumber : http://www.antaranews.com/berita/336473/presiden-peluang-usaha-2030-diprediksi-18-triliun-dolar-as

0 komentar:

Poskan Komentar